Evolusi Pertanian: Transformasi Menuju Era Pertanian Presisi

Oct 17, 2025

Perkembangan zaman turut hadir bersama evolusi pertanian. Jika dulu petani hanya mengandalkan pengalaman dan perkiraan cuaca, kini semua bisa dilakukan dengan bantuan data, sensor, dan teknologi canggih. Salah satu inovasi terbesar yang mempercepat perubahan ini adalah drone pertanian. 

Faktanya, kehadiran drone pertanian telah membuka jalan menuju pertanian presisi. Di mana, setiap langkah pengelolaan lahan bisa diukur, diawasi, dan dioptimalkan secara real time.

 

 

Dari Cangkul ke Teknologi Udara: Awal Mula Evolusi Pertanian

 

Dari Cangkul ke Teknologi Udara: Awal Mula Evolusi Pertanian

 

Selama berabad-abad, petani bekerja secara manual: menyemai, memupuk, maupun memanen berdasarkan intuisi dan pengalaman turun-temurun. Namun, pendekatan itu punya batas. Variasi kondisi tanah, ketidakteraturan curah hujan, serta risiko serangan hama membuat hasil panen tidak selalu bisa diprediksi.

Kemudian, seiring zaman yang semakin canggih, datanglah revolusi pertanian presisi. Dengan bantuan teknologi sensor, peta digital, dan data analitik, petani kini bisa memahami karakteristik setiap petak lahan secara spesifik. Di sinilah peran drone pertanian menjadi sangat penting. Drone tidak hanya membantu petani “melihat dari atas”, tapi juga memberikan data yang sebelumnya mustahil dikumpulkan dengan cara manual.

 

Baca Juga: 6 Alasan Beralih ke Teknologi Drone untuk Pertanian Modern

 

 

Drone Pertanian: Kunci Transformasi Menuju Pertanian Cerdas

 

Drone Pertanian: Kunci Transformasi Menuju Pertanian Cerdas 

 

Drone pertanian hadir sebagai alat multifungsi yang mengubah cara Anda bekerja di lahan. Ada dua peran utama yang membuatnya menjadi kunci dalam evolusi pertanian modern, yaitu:

 

Pemetaan dan Analisis Tanaman

Dengan kamera multispektral dan sensor canggih, drone pertanian mampu memantau kondisi tanaman dari udara. Hasilnya berupa peta detail mengenai kesehatan tanaman  hingga area yang membutuhkan perhatian khusus. Petani bisa tahu kapan harus memupuk, menyemprot, atau menyiram tanpa harus menebak-nebak.

 

Pemupukan dan Penyemprotan Otomatis

Setelah data lahan dikumpulkan, drone penyemprot bertugas melakukan aplikasi pupuk atau pestisida secara presisi. Jumlah cairan, kecepatan semprot, dan area kerja dapat diatur otomatis sesuai kebutuhan tanaman. Teknologi ini bukan hanya menghemat waktu, tetapi juga mengurangi pemborosan bahan kimia.

 

Kombinasi untuk Pertanian Presisi

Gabungan antara drone pemetaan dan drone penyemprot menciptakan sistem kerja yang efisien. Pemetaan memberikan data, sementara drone penyemprot mengeksekusinya di lapangan. 

Hasilnya tentu saja lahan yang lebih sehat, biaya operasional menurun, dan produktivitas meningkat. Selain itu, risiko paparan pestisida pada petani dan lingkungan sekitar juga akan menurun drastis. Lebih ramah lingkungan!

 

 

Langkah Menuju Pertanian Efisien dan Berkelanjutan

 

Langkah Menuju Pertanian Efisien dan Berkelanjutan

 

Untuk menerapkan pertanian presisi berbasis drone, ada beberapa langkah penting yang perlu Anda pahami:

 

Sesuaikan dengan Ukuran Lahan

Lahan kecil cukup menggunakan drone berukuran kecil dengan tangki berkapasitas sekitar 20 liter, agar lebih gesit dan hemat energi. Sementara itu, lahan luas membutuhkan drone yang lebih besar dengan ukuran tangki sekitar 40–100 liter untuk mengoptimalkan efisiensi waktu kerja.

 

Gunakan Drone Pemetaan Terlebih Dahulu

Pemetaan dengan drone multispektral membantu mengidentifikasi area subur, kering, atau terdampak hama. Data inilah yang menjadi dasar strategi pemupukan dan penyemprotan berikutnya.

 

Analisis Data Secara Rutin

Setiap musim tanam, kondisi lahan bisa berubah. Dengan rutin melakukan pemetaan dan pembaruan data, Anda dapat menyesuaikan dosis pupuk dan strategi pengelolaan tanaman.

Pendekatan ini bukan hanya membuat pertanian lebih efisien, tapi juga membantu menjaga kelestarian lingkungan. Dengan penyemprotan yang tepat sasaran, penggunaan pupuk dan pestisida akan jauh lebih efisien.

 

 

Kesimpulan

 

Evolusi pertanian telah membawa kita dari metode manual menuju era pertanian presisi berbasis drone. Teknologi ini memungkinkan petani bekerja lebih cerdas, cepat, dan efisien. Dengan pemetaan akurat, pemupukan presisi, serta pengambilan keputusan berbasis data, efisiensi dan produktivitas pertanian Indonesia bisa lebih terjamin.

Anda pasti ingin meningkatkan produktivitas dan efisiensi di lahan, bukan? Jika ya, kini saatnya beralih ke teknologi drone pertanian bersama Tribuana Solusi Inovasi Teknologi (TSIT).

TSIT adalah authorized distributor untuk drone DJI Agras T25, T25P, T50, T100, dan Mavic 3 Multispectral. Drone pertanian tersebut terbukti andal untuk kebutuhan spraying, spreading, dan mapping

Ingin menjadi petani modern yang mengandalkan teknologi drone? Jadwalkan demo drone pertanian bersama TSIT dengan klik Hubungi Kami!

Tags article drone pertanian
Halaman sebelumnya

 

Jakarta

PT TRIBUANA SOLUSI INOVASI TEKNOLOGI

Gedung WTC Mangga Dua Lt. 3A

Jl. Mangga Dua Raya No. 8, Kel. Ancol,

Kec.Pademangan, Jakarta Utara 14430

Pekanbaru

PT TRIBUANA SOLUSI INOVASI TEKNOLOGI

Jl. Riau No.26, Kp. Baru, Kec. Senapelan,

Kota Pekanbaru, Riau 28291