Dalam dunia pertanian modern di Indonesia, efisiensi jadi kunci penting demi meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi biaya operasional terutama dalam pemupukan. Salah satu inovasi yang diterapkan banyak petani Indonesia adalah penggunaan drone pertanian.
Kegiatan pemupukan dengan teknologi drone memudahkan penyebaran pupuk secara merata dan cepat. Hal ini tak hanya membantu mengoptimalkan waktu, namun biaya.
Sangat penting bagi petani memahami cara penggunaan drone secara efisien. Ini beberapa tips efisiensi pemupukan dengan drone pertanian untuk berbagai jenis lahan yang Anda kerjakan.
Analisis dan Pemetaan Lahan

Langkah awal yang wajib Anda lakukan adalah analisis lahan. Drone pertanian umumnya dilengkapi dengan kamera dan sensor khusus yang membantu mendeteksi kondisi kesuburan dan kesehatan tanaman, serta potensi serangan hama.
Dengan pemetaan yang tepat, Anda dapat menentukan kebutuhan pupuk yang tepat dan penggunaannya lebih hemat, produktivitas tanaman juga semakin bertambah.
Baca Juga: Cara Kerja Drone Pemupukan: Inovasi untuk Pertanian Modern
Jenis Pupuk yang Digunakan
Ada jenis pupuk yang tidak bisa diaplikasikan dengan drone sprayer. Untuk efisiensi, gunakan pupuk yang larut dalam air dan mudah disemprotkan.
Pastikan Anda membaca panduan penggunaan dan sesuaikan jenis pupuk dengan spesifikasi alat agar drone bekerja maksimal.
Pengaturan Kerja Drone dan Dosis Tepat
Efisiensi pemupukan tentu bergantung pada pengaturan dosis dan kecepatan terbang drone. Pastikan fitur-fitur canggih, seperti mapping area berfungsi dengan baik agar memastikan drone menyemprot secara presisi, bahkan di area sulit dijangkau.
Kondisi Cuaca saat Pemupukan
Pemupukan dengan drone sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Hindari melakukan penyemprotan ketika cuaca tidak mendukung, seperti angin kencang atau hujan deras, agar penyebaran pupuk tidak terbuang percuma.
Lebih baik, lakukan pemupukan di pagi atau sore hari, dengan suhu yang aman dan angin relatif tenang.
Manfaatkan Teknologi Pintar

Jenis-jenis drone Agras dari DJI sudah dilengkapi dengan aplikasi canggih dan data analytics yang mampu memberikan insight mengenai kondisi tanaman, seperti DJI SmartFarm.
Aplikasi ini memudahkan operasi drone harian untuk perlindungan tanaman dan pengelolaan lahan dengan visualisasi dan pelaporan data yang tepat dan dinamis. Pengguna dan petani dapat menyesuaikan strategi pemupukan sesuai tingkat kesuburan tanah dan kebutuhan nutrisi tiap tanaman.
Rawat dan Kalibrasi Drone
Drone pemupukan tentu harus mendapat perawatan yang tepat demi kinerja yang optimal. Lakukan pemeriksaan pada nozzle, tangki, sensor, dan baterai. Lakukan juga kalibrasi alat agar drone mampu menyemprotkan pupuk sesuai dosis yang dibutuhkan.
Pilih Dealer Drone Terpercaya
Jika Anda belum begitu familiar dalam memilih drone pertanian yang bagus, gunakan layanan spraying dan spreading jasa profesional dari authorized dealer terpercaya, seperti TSIT yang menyediakan berbagai jenis drone DJI Agriculture.

Kesimpulan
Efisiensi pemupukan dengan drone pertanian bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang strategi penerapan yang tepat. Terapkan tips di atas, agar efisiensi pemupukan dapat dimaksimalkan serta peningkatan hasil panen.
Teknologi drone bukan lagi masa depan pertanian, tetapi sudah menjadi solusi nyata untuk pertanian yang lebih modern, cerdas, dan berkelanjutan.
Butuh drone pertanian berteknologi canggih? Tribuana Solusi Inovasi Teknologi siap membantu Anda.
TSIT adalah authorized dealer untuk drone sprayer dan spreader dari DJI Agras T25, T25P, T50, dan T100 serta drone pemetaan yakni DJI Mavic 3 Multispectral.
Info lebih lengkap? klik di sini